Bimtek Adiwiyata dan Kegiatan Sekolah Alam

Turen Kab. Malang(mtsn2malang) – Dalam rangka menanamkan rasa cinta lingkungan terhadap warga madrasah utamanya terhadap anak didik dan sekaligus menyiapkan kader Adiwiyata madrasah untuk menuju Adiwiyata Propinsi, pada hari Kamis (12/03/2020) MTs Negeri 2 Malang bersama Puskesmas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Malang dan DOA mengadakan acara Bimtek Adiwiyata dan Sekolah Alam.
Acara Sekolah Alam dalam rangka penguatan dan pemberdayaan kader adiwiyata ini diikuti oleh para kader pokja yang berasal dari siswa kelas 7 dan 8, sementara siswa kelas 9 bersamaan mengikuti acara Super Parenting dan Doa Bersama di Masjid Jami’ Al Azhar. Peserta meliputi siswa yang tergabung dalam Pokja Keagamaan, Pokja Hidroganik, Pokja Keanekragaman Hayati, Pokja Produk dan Pemasaran, Pokja Kantin, Pokja Sampah, Pokja 3R, Pokja Sanitasi, Drainase dan Biopori, Pokja Toilet, Pokja Mading, Pokja Toga, Pokja Jamur dan Pokja Ikan yang seluruhnya berjumlah 280 orang kader.
Di acara Sekolah Alam siswa mendapat pengetahuan dari Tim Puskesmas tentang 1) penyuluhan kesehatan, antara lain tentang wadah makanan yang sehat dan ramah lingkungan, kebutuhan gizi bagi remaja. 2) Peer Education 3) SPBLH   4) Teori dan praktek pengelolaan sampah organik 5) Biopori dan konservasi air 6) The Art of Foraging At School atau Labeling Tanaman dan 6) Penyusunan rencana aksi PBLHS.
Menurut Ketua Program Adiwiyata MTs Negeri 2 Malang Lilik Maslihah, M Ag. “Kita berharap, anak-anak memiliki rasa cinta lingkungan, seperti mewujudkan lingkungan yang bersih, asri, dan sehat. Kemudian mau merawat hewan dan tumbuhan,” jelasnya
Lebih lanjut Lilik  menambahkan, pendekatan praktek dengan metode menanam dan merawat pohon ini dinilai lebih efektif. Tak hanya itu, peserta didik juga secara langsung berinteraksi dengan alam, sehingga semangat mencintai lingkungan dan alam perlahan-lahan akan tertanam.
“Belajar harus langsung terjun dan praktik, sebagai langkah untuk menanamkan karakter anak akan cinta lingkungan,” imbuhnya.
Sementara untuk para Guru dan Karyawan di Aula Madrasah dilaksanakan  kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi, potensi dan masalah lingkungan hidup sekolah Adiwiyata, dengan materi meliputi analisa potensi dan masalah sekolah (SWOT) dan sharing diskusi inovasi sekolah.

Jika Program Adiwiyata ingin berjalan maksimal dan dirasakan manfaatnya, maka harus berpondasi pada tiga hal di bawah ini yang juga menjadi prinsip Adiwiyata sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup yaitu :
Edukatif ; Prinsip ini mendidik programer Adiwiyata untuk mengedepankan nilai-nilai pendidikan dan pembangunan karakter peserta didik agar mencintai lingkungan hidup, baik lingkungan dalam sekolah, di rumah dan di masyarakat luas,
Partisipatif ; Komunitas sekolah harus terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggungjawab dan peran. Partisipatif ini juga merupakan sebuah sikap yang harus dituntujukkan kepada lingkungan sekitar sekolah dari komite sampai pemerintahan setempat, harus dilibatkan, agar pelestarian lingkungan hidup dari sekolah bisa berdampak ke lingkungan sekitar.
Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif/berkesinambungan.  (esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *